Dinas Pertanian Bombana Hadiri Musrenbang Tingkat Provinsi di Kolaka

Kibar News, Kolaka – Pemerintah Kabupaten Bombana terus memperkuat langkah strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi aktif sejumlah organisasi perangkat daerah dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang digelar di Kabupaten Kolaka, Rabu (6/5/2026).

Salah satu OPD yang turut mengambil peran penting dalam forum tersebut adalah Dinas Pertanian Kabupaten Bombana. Kehadiran Dinas Pertanian menjadi bagian dari upaya memperjuangkan arah pembangunan sektor pertanian Bombana agar terintegrasi dengan kebijakan pembangunan provinsi tahun 2027 mendatang.

Baca Selengkapnya  Pastikan Musim Tanam Tepat Waktu, Dinas Pertanian Bombana Koordinasi dengan Pertamina Jaga Stok BBM untuk Petani

Di tengah suasana megah gedung pertemuan di ibu kota Kabupaten Kolaka, para pemangku kepentingan dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara berkumpul untuk menyusun prioritas pembangunan daerah. Forum itu menjadi ruang strategis dalam menentukan kebijakan pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Dinas Pertanian Kabupaten Bombana hadir langsung melalui Kepala Dinas Pertanian Bombana, Sarif, SH, didampingi Izra Wathy, SP., M.M selaku perencana bidang pertanian. Keduanya membawa visi besar pembangunan Bombana sebagai daerah agrominapolitan yang bertumpu pada penguatan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan ketahanan pangan masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian Bombana, Sarif, SH, menegaskan bahwa Musrenbang tingkat provinsi merupakan momentum penting untuk memastikan kebutuhan dan potensi daerah dapat masuk dalam prioritas pembangunan provinsi.

“Musrenbang ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi ruang strategis untuk menyampaikan kebutuhan riil daerah, khususnya sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Bombana. Kami ingin memastikan program-program pertanian Bombana mendapat dukungan dan sinkronisasi dengan kebijakan provinsi maupun pusat,” ujar Sarif.

Menurutnya, Bombana memiliki potensi pertanian yang sangat besar dan perlu didukung melalui pembangunan infrastruktur pertanian, penguatan sumber daya petani, peningkatan sarana produksi, hingga pengembangan kawasan pangan berbasis potensi wilayah.
Sarif menjelaskan, visi Bombana sebagai daerah agrominapolitan tidak hanya berbicara soal peningkatan hasil produksi, tetapi juga bagaimana menciptakan sistem ekonomi pertanian yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Baca Selengkapnya  Produksi Telur Ayam di Bombana Tembus 28 ribu butir Perhari

“Kami membawa semangat pembangunan pertanian berkelanjutan. Bombana memiliki lahan yang luas, potensi sawah yang besar, serta sumber daya alam yang mendukung. Tinggal bagaimana semua potensi ini diperkuat melalui kolaborasi kebijakan dan dukungan anggaran yang tepat sasaran,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bombana sendiri mulai mengakselerasi sinkronisasi program pembangunan dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si dalam rangkaian Gala Dinner Musrenbang RKPD Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2027 yang digelar di Pendopo Merah Putih, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Kolaka.
Momentum tersebut menjadi pintu awal penguatan koordinasi lintas daerah dalam menyusun arah pembangunan Sulawesi Tenggara ke depan. Pemerintah Kabupaten Bombana memanfaatkan forum itu sebagai ruang membangun komunikasi antarwilayah sekaligus memperkuat sinergi pembangunan yang selaras dan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, Bombana menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh program prioritas daerah dapat terintegrasi secara tepat dengan kebijakan pembangunan Provinsi Sulawesi Tenggara tahun anggaran 2027. Sinkronisasi ini dinilai penting agar pembangunan berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Acara itu turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M, jajaran pejabat provinsi, kepala daerah se-Sulawesi Tenggara, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam arahannya, Gubernur Andi Sumangerukka menekankan pentingnya perubahan paradigma pembangunan melalui pendekatan bottom-up atau berbasis kebutuhan masyarakat di daerah.

“Pemerintah daerah dan masyarakat lebih memahami kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya.

Gubernur juga menyoroti pentingnya keterlibatan sektor swasta, khususnya perusahaan yang bergerak di sektor sumber daya alam, untuk ikut mendukung pembangunan daerah. Selain itu, ia menegaskan bahwa penyajian data yang akurat dan komprehensif menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan dan penganggaran pembangunan.

Bagi Dinas Pertanian Bombana, arahan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat data sektor pertanian sekaligus membangun sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Selengkapnya  Pemkab Bombana Kembali Buka Lapak Tani Tekan Laju Inflasi

Melalui Musrenbang tingkat provinsi ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota semakin solid. Sinergi pembangunan diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, merata, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Bombana sebagai salah satu daerah penyangga sektor pertanian di Sultra.

Komentar