Jemput Program ke Jakarta, Bupati Burhanuddin Perjuangkan Lampu Jalan Tenaga Surya dan Penguatan Listrik untuk Bombana

Kibar News, Bombana – Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Bombana terus menunjukkan kreativitas dan agresivitas dalam mencari sumber-sumber dukungan pembangunan dari pemerintah pusat. Salah satu langkah konkret yang kini tengah diperjuangkan adalah menghadirkan program Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) serta penguatan infrastruktur energi untuk berbagai wilayah di Kabupaten Bombana.

Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, melalui kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Selasa (9/6/2026).

Dalam agenda strategis tersebut, Burhanuddin bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana menyerahkan proposal kebutuhan PJUTS sekaligus membahas berbagai peluang kerja sama pembangunan sektor energi yang dapat mendorong percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Selengkapnya  Bupati Bombana Resmikan Pameran Pembangunan di Hari Jadi ke-22

Langkah ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana tidak hanya mengandalkan kemampuan APBD semata, tetapi juga aktif membangun komunikasi dengan kementerian dan lembaga pusat guna menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Bupati Burhanuddin menjelaskan, kebutuhan penerangan jalan saat ini menjadi salah satu persoalan yang cukup mendesak di berbagai wilayah Bombana. Selain berkaitan dengan aspek keselamatan dan keamanan masyarakat, keberadaan penerangan jalan juga memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas ekonomi warga yang berlangsung hingga malam hari.

“Kami datang untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat Bombana. Keterbatasan fiskal daerah membuat kami harus lebih aktif mencari dukungan program dari pemerintah pusat agar pembangunan tetap berjalan dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Burhanuddin.

Menurutnya, pola pembangunan saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada bantuan keuangan semata, melainkan lebih diarahkan pada dukungan program yang memiliki dampak nyata dan berkelanjutan bagi daerah.

Baca Selengkapnya  Bombana Sabet Gelar Terbaik Keterbukaan Informasi Publik Sultra 2024

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bombana memandang program PJUTS sebagai salah satu solusi strategis yang mampu menjawab kebutuhan penerangan masyarakat sekaligus mendukung agenda nasional dalam pengembangan energi baru terbarukan.

Selain mengusulkan bantuan PJUTS, Pemkab Bombana juga membawa sejumlah aspirasi terkait penguatan layanan kelistrikan di beberapa wilayah yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan daya listrik.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian serius adalah Pulau Kabaena, wilayah yang saat ini berkembang pesat sebagai kawasan industri dan ekonomi baru di Sulawesi Tenggara.

Di hadapan jajaran Direktorat Jenderal EBTKE, Burhanuddin menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabaena harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas energi agar aktivitas masyarakat dan investasi dapat berjalan secara optimal.

“Kabaena memiliki potensi ekonomi yang besar. Karena itu, dukungan pengembangan energi menjadi kebutuhan yang sangat penting agar pertumbuhan kawasan ini dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Selengkapnya  Percepat Akses dan Penataan Lahan, Bombana Gelar Sidang Gugus Tugas Reforma Agraria

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Bombana juga menyatakan kesiapan mendukung berbagai kebutuhan yang diperlukan apabila pemerintah pusat merencanakan pembangunan infrastruktur energi baru terbarukan di wilayah tersebut, termasuk kesiapan penyediaan lahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Upaya yang dilakukan Pemkab Bombana mendapat sambutan positif dari jajaran Kementerian ESDM. Direktorat Jenderal EBTKE menilai usulan yang diajukan sejalan dengan arah kebijakan nasional yang saat ini fokus pada peningkatan akses energi, pemerataan layanan kelistrikan, serta percepatan pemanfaatan energi bersih dan ramah lingkungan.

Keselarasan antara kebutuhan daerah dan prioritas pembangunan nasional tersebut membuka peluang besar bagi Bombana untuk memperoleh dukungan program pada tahun-tahun mendatang.

Bahkan dalam pembahasan tersebut, usulan bantuan PJUTS yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bombana disebut telah masuk dalam pembahasan awal dan berpeluang menjadi bagian dari roadmap program tahun 2027.

Jika terealisasi, program PJUTS akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Bombana. Selain mengurangi titik-titik gelap yang selama ini menjadi keluhan warga, penerangan jalan tenaga surya juga mampu meningkatkan keamanan lingkungan, memperlancar mobilitas masyarakat, dan mendukung aktivitas ekonomi malam hari.

Lebih dari itu, penggunaan teknologi tenaga surya menjadi bagian dari transformasi menuju energi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.

Pengamat pembangunan daerah menilai langkah jemput bola yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bombana merupakan strategi yang tepat di tengah keterbatasan kapasitas anggaran daerah.

Di saat banyak daerah masih menunggu program datang dari pusat, Bombana memilih aktif mendatangi kementerian untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakatnya secara langsung.

Baca Selengkapnya  Meningkatkan Pelayanan Publik Melalui Platform Span Lapor

Kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal EBTKE ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pembangunan Bombana tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan fiskal. Dengan membangun sinergi yang kuat antara daerah dan pemerintah pusat, berbagai kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat diperjuangkan dan diwujudkan.

Kini harapan itu mulai terbuka. Jika seluruh proses administrasi dan tahapan teknis berjalan sesuai rencana, maka dalam beberapa tahun ke depan masyarakat Bombana berpeluang menikmati tambahan infrastruktur penerangan jalan tenaga surya, peningkatan layanan kelistrikan, serta hadirnya pembangunan energi yang lebih modern dan berkelanjutan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bombana, perjuangan tersebut bukan sekadar menghadirkan lampu di tepi jalan. Lebih dari itu, ini adalah upaya menerangi ruang-ruang kehidupan masyarakat, membuka peluang ekonomi baru, serta memastikan pembangunan dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah.

Komentar