Edy Suharmanto Suskes Pimpin Bombana Tembus 10 Besar Nasional Tekan Inflasi

Daerah, News556 Dilihat
banner 468x60

KIBAR. NEWS, DAERAH– Penjabat Bupati Edy Suharmanto dinilai sukses memimpin Kabupaten Bombana tembus 10 besar nasional dalam menekan laju inflasi. Penilaian itu diberikan langsung oleh Menteri dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dihelat melalui platform zoom meeting bersama kemendagri, Selasa (4/6/2024).

Bayangkan saja, dari jumlah 514 kabupaten/kota se- Indonesia hanya ada dua daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berhasil masuk keranah itu. Dua daerah itu ialah Kabupaten Muna yang berada di posisi ke empat dan Kabupaten Bombana menempati posisi lke-7. Keduanya dinilai cukup geliat dalam upaya menekan Indeks Perkembangan Harga (IPH) secara signifikan dan bahkan mampu meraih posisi tertinggi.

banner 970x250

Tak main-main, hadirnya Pj Bupati Edy memang boleh dikata membawa perubahan besar bagi daerah Bombana. Padahal kehadirannya di bumi munajah tergolong masih seumur jagung. Semenjak ia dilantik sebagai PJ Bupati Bombana pada 27 November 202$ lalu, aura Edy Suharmanto seakan tak asing di wilayah itu. Ia mampu beradaptasi secara spontan dan bergerak cepat secara gotong royong bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forkompkmda untuk menuntaskan misinya dan mendahulukan skala prioritas nasional, seperti persoalan stunting, inflasi dan kemiskinan ekstrim.

Kini, status inflasi di Kabupaten Bombana menunjukkan tern positif setelah dilakukan ragam pergerakan masif. Guna menekan laju inflasi terutama di hari-hari besar seperti momentum Ramadhan dan Idulfitri, Edy Suharmanto mengajak seluruh stakeholder untuk bekerja keras. Edy bahkan meluangkan waktunya untuk turun gunung bersama pimpinan DPRD, TNI/Polri, Sekda Bombana, dinas terkait, Perum Bulog dan lainnya masuk ke kebun warga menanam cabai. Kemudian ia rela masuk ke kandang ayam milik para peternak ubtuk mengecek harga telur, termasuk wilayah pasar-pasar untuk msmastikan langsung harga kebutuhan pokok seperti Sembako, daging sayuran dan sebagainya.

Disisi lain, Forkompimda dan instansi terkait seperti dinas Perindakop Bombana beraksi melalui ragam kegiatan yang meliputi pengadaan kios inflasi, pasar murah. Ada pula dinas pertanian yang cukup lihai dalam menjalin hubungan erat dengan para petani melalui penyaluran bantuan berupa peralatan penunjang produksi pertanian. Instansi ini juga menggenjor berbagai kegiatan seperti gerakan tanam cabai, irigasi persawahan dan menjalin kerjasama dengan para petani untuk membuka lapak tani di pusat keramaian di Bombana demi mwnekan laju Inflasi. Hal ini juga dilakukan bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan melalui aksi gerakan pangan murah. Salah satunya adalah penyaluran beras 10 kilogram bagi 12.948 kelompok penerima manfaat di Bombana.

Disamping itu pergerakan efektif juga dilakukan oleh TNI Kodim 1431 Bombana dengan aksinya membuka pasar murah dan gerakan tanam seribu pohon. Begitupula dengan Polri dan instansi vertikal lainnya selalu hadir mendampingi Pemkab Bombana demi menekan inflasi yang kalau itu masih mencapai 5 persen. Semuanya berawal dari adanya Elnino Ekstrim yang berdampak pada tingginya harga permintaan dipasaran hingga terjadi inflasi.

Kini, Bombana mampu menurunkan angka Inflasi dalam waktu yang tidak terlalu lama. Angka inflasi di daerah itu telah menurun dengan perubahan IPH 3,96. Angka ini pula termasuk signifikan karena menekan laju inflasi tergolong cukup rumit jika tak ada penanganan cepat.

Keberhasilan daerah itu dalam menekan laju inflasi merupakan  bukti atas komitmen kuat serta kebijakan yang diterapkan Edy Suharmanto. Karakternya yang tenang dan santun berucap ternyata menyimpan secercah harapan, semangat dan tekad yang kuat demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bombana.

Masuknya Kabupaten Bombana di posisi 10 besar menurut Pj Bupati Edy, baginya sangat mudah jika dituntaskan secara masif. Meski kenyataannya tak mudah, tapi baginya prestasi itu tak bakalan bisa dicapai tanpa dukungan penuh dari semua stakehklder yang ada.

Olehnya itu, Edy Suharmanto menyatakan komitmennya untuk terus melakukan yang terbaikcl dan menunjukkan perkembangan positif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, Bombana bisa masuk 10 besar dalam menekan lahu inflasi. Ini semua berkat kerjasama yang kompak ssmua stakeholder. Maka dari itu, kami berkomitmen akan terus menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan dengan program-program kerja yang nyata,” pungkasnya.

banner 336x280

Komentar