Darwin: Angka Stunting di Bombana Mulai Menurun

News, Daerah1550 Dilihat
banner 468x60

KIBAR.NEWS, DAERAH- Angka Stunting di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) kini mulai mengalami penurunan. Dimana, Dikabarkan, menurut data Survey Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting yang mulanya mencapai 35,3 persen, kini menurun menjadi 30, 4 persen

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bombana, Darwin mengatakan bahwa angka stunting di daerah itu telah mengalami penurunan sejak satu tahun terakhir. Dimana, Bombana mampu meraih posisi kedua terendah setelah Kabupaten Muna Barat (Mubar) .

banner 970x250

“Kabupaten Bombana di tahun 2022, angka stunting kita mencapai 35,3 persen. Setelah dilakukan survey di tahun 2023 dan keluarnya hasil survey itu di tahun 2024 yang dilakukan oleh Survey Kesehatan Indonesia (SKI) dan kemudian direkomendasikan ke Kementerian Kesehatan, Alhamdulillah Bombana menjadi salah satu daerah di Sultra yang stuntingnya menurun 4,9 persen dan daerah kita nomor urut dua setelah Mubar,” ungkap Darwin saat dikonfirmasi usai menggelar upacara Hardiknas di Halaman Kantor Bupati Bombana, Kamis (2/5/2024).

Darwin berkomitmen akan berupaya semaksimal mungkin untuk bersama-sama dengan tim penanganan stunting dalam mengejar 16,4 persen sisa angka yang menjadi target angka nasional yaitu 14 persen. Dimana, angka stunting akan kembali diukur tahun ini dan hasilnya akan keluar di bulan Agustus mendatang.

” Intinya, semua daerah diwajibkan untuk bisa mencapai 14 persen. yang pasti bahwa ada 18 Organisasi Perangkat Daerah yang terlibat, dan kita sudah lakukan formulasi melalui rapat bersama bahwa semua yang telah mendapatkan SK harus all out,” kata Darwin,

Mantan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bombana ini melanjutkan, guna meningkatkan partisipasi masyarakat ke Posyandu, bebannya di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk bisa memobilisasi ibu hamil dan ibu yang mempunya anak untuk ke Posyandu.

“Saya pikir dengan cara itu, kita dapat menentukan angka stunting di daerah tanpa harus melakukan survey, selama kunjungan ke Posyandu kita mampu mecapai 95 persen, ” ujar Darwin.

banner 336x280

Komentar