Kibar News, Bombana – Pemerintah Kabupaten Bombana terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui penguatan koordinasi lintas perangkat daerah. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar oleh Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana pada Senin (29/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur perangkat daerah, termasuk Kasubag Umum Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bombana sebagai representasi instansi yang memiliki peran strategis dalam mendukung kebijakan fiskal daerah.
Rapat koordinasi yang menjadi agenda rutin setiap hari Senin ini bukan sekadar forum seremonial, melainkan ruang konsolidasi antarlembaga untuk memastikan kondisi perekonomian daerah tetap terkendali di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global. Melalui forum tersebut, pemerintah melakukan evaluasi perkembangan inflasi, memantau pergerakan harga kebutuhan pokok masyarakat, mengidentifikasi potensi gangguan distribusi barang, hingga menyusun langkah-langkah antisipatif agar gejolak harga tidak berdampak terhadap daya beli masyarakat.
Keikutsertaan Badan Keuangan Daerah dalam rapat tersebut menunjukkan bahwa pengendalian inflasi merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah. BKD tidak hanya berperan sebagai pengelola keuangan daerah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memastikan kebijakan anggaran mampu mendukung program-program strategis pemerintah yang berkaitan dengan stabilitas ekonomi, kelancaran pelayanan publik, serta keberlangsungan pembangunan daerah.
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan inflasi. Pemerintah Kabupaten Bombana menyadari bahwa keberhasilan mengendalikan inflasi tidak dapat dicapai hanya melalui satu institusi, melainkan membutuhkan koordinasi yang solid antara perangkat daerah, instansi vertikal, pelaku usaha, hingga para pemangku kepentingan lainnya. Dengan komunikasi yang terbangun secara rutin, setiap potensi kenaikan harga dapat dideteksi lebih awal sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.
Selain memantau perkembangan harga bahan pokok, rapat juga menjadi wadah penyamaan persepsi dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Stabilitas harga dinilai sebagai salah satu indikator penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah, melindungi daya beli masyarakat, sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat. Pemerintah berharap setiap perangkat daerah mampu menjalankan perannya secara optimal sesuai tugas dan fungsi masing-masing agar kebijakan pengendalian inflasi berjalan efektif.
Bagi Badan Keuangan Daerah Kabupaten Bombana, kehadiran dalam forum koordinasi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Ketersediaan anggaran yang dikelola secara akuntabel diharapkan mampu menopang berbagai program prioritas pemerintah, termasuk langkah-langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan bahwa pengendalian inflasi bukan sekadar target administratif, melainkan bagian dari komitmen besar untuk menjaga kesejahteraan masyarakat. Dengan sinergi yang semakin kuat antar perangkat daerah, pemerintah optimistis mampu mempertahankan stabilitas perekonomian, menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok, serta menciptakan fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Bombana.










Komentar