Pemkab Bombana Bahas Masterplan Pengembangan Wisata Ranokomea

News, Daerah, Wisata235 Dilihat
banner 468x60

KIBAR.NEWS, DAERAH- Pemerintah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) kini mulai merampungkan masterplan pengembangan kawasan wisata Ranokomea yang terletak di Kecamatan Poleang Barat. Perampungan dokumen kawasan wisata tersebut dibahas dalam seminat akhir yang digelar di aula Kantor Bappeda setempat, Jumat (28/6/2024).

Seminar tersebut dibuka oleh Staf Ahli bidang Hukum Politik dan Pemerintahan, H. Rustam, mewakili Pj. Bupati Bombana. Kegiatan ini digelar guna mendorong perkembangan dan meningkatkan kualitas kawasan wisata Desa Ranokomea, serta menghasilkan dokumen perencanaan kepariwisataan berupa masterplan pembangunan kawasan Wisata Terpadu Ranokomea.

banner 970x250

H. Rustam mengatakan, sektor pariwisata memiliki peranan yang penting dan strategis dalam pembangunan perekonomian nasional, terutama dalam meningkatkan perluasan kesempatan kerja, pemerataan pendapatan dan peningkatan taraf hidup masyarakat pada umumnya dengan tetap memelihara lingkungan dan kelestarian alam.

“Kabupaten Bombana memiliki potensi pariwisata yang besar, beragam, unik dan tersebar diwilayahnya. Untuk di Desa Ranokomea sendiri terdapat 3 destinasi wisata yang cukup terkenal di kalangan masyarakat, yaitu Danau Laponu-ponu, Pulau Kondo dan Pantai Karang Empat, ” kata Rustam.

Lebih lanjut Rustam menjelaskan, kawasan Wisata Terpadu Desa Wisata Ranokomea merupakan kawasan yang memiliki potensi dan komponen wisata yang cukup menjanjikan Dikatakan destinasi wisata ini merupakan lokasi yang sangat strategis sebagai tempat wisata, karena terletak di Jalan Poros Bombana Kolaka.

Selain itu tambah Rustam, kawasan wisata yang ada di Desa Ranokomea merupakan jalur lalu lintas perekonomian dan wisata Bombana Kolaka. Olehnya itu, dalam pengembangannya pemerintah daerah perlu menyusun masterplan kawasan Wisata Terpadu Ranokomea Kecamatan Poleang Barat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, Anisa Sri Prihatin dalam laporannya mengatakan, sasaran yang harus dicapai dalam mewujudkan tujuan penyusunan masterplan ini, khususnya bagi kawasan wisata Pulau Kondo yaitu, terkajinya posisi dan arah kebijakan pembangunan kepariwisataan, terindetifikasinya potensi dan permasalahan pengembangan kawasan wisata.

Selanjutnya terumuskan tujuan dan sasaran pembangunan kawasan wisata, terumuskan strategi pembangunan kawasan Pantai Pulau Kondo sebagai daya tarik wisata, terumuskan rencana non-fisik dan fisik kawasan Pantai Pulau Kondo, serta terumuskan indikasi program dan kegiatan pembangunan kawasan Pantai Pulau Kondo.

“Dengan adanya pembangunan kawasan wisata ini, pemerintah berharap dapat menambah kunjungan para wisatawan baik yang berasal dari dalam maupun luar wilayah Kabupaten Bombana. Sehingga dengan pembangunan kawasan tersebut, masyarakat akan merasa nyaman, aman, dan tenang ketika berkunjung di lokasi wisata,” pungkasnya.

Untuk diketahuo, seminar ini menghadirkan 2 orang narasumber dari Peneliti Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan (P-P2PAR) Institut Teknologi Bandung (ITB), diikuti sebanyak 20 orang peserta yang terdiri dari para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Poleang Barat, Kepala Desa Ranokomea, serta pemerhati pariwisata

banner 336x280

Komentar