Kibar News, Bombana – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperkuat gerakan kemanusiaan kembali ditegaskan. Bupati Bombana secara resmi membuka Pendidikan dan Latihan Dasar Gabungan (Diklatsargab) Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Poleang Timur yang digelar di Lapangan Merdeka Bambaea, Kamis (31/7/2026).
Momentum tersebut sekaligus menjadi panggung lahirnya komitmen besar pemerintah daerah untuk membangun gedung baru PMI Kabupaten Bombana sebagai pusat aktivitas kemanusiaan.
Kegiatan yang menjadi wadah pembentukan karakter dan peningkatan kapasitas relawan muda PMI itu dihadiri unsur Forkopimcam Poleang Timur, Ketua PMI Kabupaten Bombana beserta jajaran, personel Yonif TP 919/Sangia Dowo, jajaran Polri, para kepala sekolah, serta sekitar 800 peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Bombana.
Dalam sambutannya, Bupati Bombana menegaskan bahwa keberadaan PMI memiliki peran strategis yang tidak tergantikan dalam setiap misi kemanusiaan. Menurutnya, PMI merupakan organisasi yang selalu hadir di garis depan ketika masyarakat menghadapi bencana, musibah, maupun kondisi darurat lainnya.
“PMI bukan hanya organisasi. PMI adalah ruh kemanusiaan. Di saat masyarakat tertimpa bencana, di saat ada saudara kita yang kesusahan, nama pertama yang disebut adalah PMI. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah memiliki tanggung jawab besar untuk mendukung dan menguatkan PMI,” tegas Bupati di hadapan ratusan peserta.
Pernyataan tersebut kemudian disambut kabar yang menggembirakan bagi seluruh keluarga besar PMI Bombana. Di hadapan para peserta Diklatsargab, Bupati mengumumkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk membangun gedung permanen PMI yang representatif.
Ia menyampaikan, gedung tersebut nantinya akan difungsikan sebagai pusat koordinasi organisasi, pusat pelatihan relawan, sekaligus posko siaga bencana yang mampu menunjang berbagai aktivitas kemanusiaan di seluruh wilayah Kabupaten Bombana.
“Sebagai bentuk dukungan dan penghargaan kami kepada PMI, Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana berkomitmen akan membangun gedung besar untuk PMI. Gedung ini nantinya akan menjadi pusat kegiatan, pusat pelatihan, dan posko siaga bencana bagi seluruh relawan PMI se-Kabupaten Bombana,” ujar Bupati yang langsung disambut tepuk tangan meriah para peserta.
Menurutnya, keberadaan fasilitas yang memadai merupakan investasi jangka panjang bagi penguatan kapasitas organisasi kemanusiaan. Dengan dukungan sarana yang representatif, PMI diharapkan mampu bergerak lebih cepat, lebih terorganisasi, dan semakin profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan adanya gedung ini, saya berharap PMI Bombana semakin solid, semakin kuat, dan semakin dicintai masyarakat. Ini investasi kita untuk kemanusiaan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kecamatan Poleang Timur, Hasman, S.Kep., Ns dalam laporannya mengungkapkan rasa syukur atas perhatian besar Pemerintah Kabupaten Bombana terhadap pengembangan organisasi PMI.
Ia menjelaskan, Diklatsargab tahun ini diikuti sekitar 800 peserta terbaik dan akan berlangsung selama tiga hari dengan materi yang dirancang untuk membentuk relawan yang tangguh, disiplin, dan berintegritas.
Materi pelatihan mencakup sejarah kepalangmerahan, kepemimpinan, kesiapsiagaan bencana, kesehatan remaja, pendidikan remaja sebaya, pertolongan pertama, tanggap darurat bencana, hingga pembinaan fisik, mental, dan disiplin.
“Kami ingin melahirkan relawan yang tidak hanya terampil dalam memberikan pertolongan pertama, tetapi juga memiliki karakter, kepemimpinan, serta jiwa pengabdian yang kuat kepada masyarakat,” ujar Hasman.
Prosesi pembukaan Diklatsargab ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Bupati Bombana kepada perwakilan peserta. Suasana semakin semarak ketika seluruh peserta secara serempak meneriakkan yel-yel kebanggaan, “Siap Bantu, Siap Tanggap, Dari Poleang Timur untuk Kemanusiaan.”
Semangat yang terpancar dari ratusan calon relawan tersebut menjadi simbol kuat bahwa regenerasi kader PMI di Kabupaten Bombana terus berjalan dengan baik. Diklatsargab bukan sekadar agenda pelatihan rutin, melainkan ruang pembentukan karakter generasi muda yang siap hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun.
Komitmen pembangunan gedung PMI yang disampaikan Bupati Bombana juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi mulai menyiapkan fondasi kelembagaan yang lebih kokoh bagi organisasi kemanusiaan tersebut.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, PMI, TNI-Polri, dunia pendidikan, dan masyarakat, diharapkan PMI Kabupaten Bombana semakin siap menjalankan misi kemanusiaan, meningkatkan kapasitas relawan, serta memperkuat pelayanan kebencanaan dan sosial demi mewujudkan Bombana yang tangguh, peduli, dan berjiwa kemanusiaan.










Komentar