Mahasiswa KKN USN Kolaka Sulap Kelapa Jadi Peluang Emas, Warga Desa Timbala Dibekali Ilmu Produksi VCO

Kibar News, Bombana – Potensi kelapa yang selama ini hanya dimanfaatkan secara konvensional kini mulai dilirik sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi. Melalui inovasi berbasis pemberdayaan masyarakat, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka Posko Desa Timbala menggelar Sosialisasi Pemanfaatan Buah Kelapa Menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) di Kantor Desa Timbala, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Rabu (5/8/2026).

Baca Selengkapnya  RDP Panas di DPRD Kolaka, Mahasiswa Menang! Investigasi Dimulai

Kegiatan yang menjadi salah satu program unggulan KKN tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Hadir dalam kegiatan itu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Apt. Muhammad Israwan Aziz, S.Farm., M.Farm., Pemerintah Desa Timbala, Ketua TP PKK Desa Timbala, serta puluhan warga yang antusias mengikuti setiap rangkaian materi hingga sesi diskusi.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya hadir menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga membawa gagasan dan inovasi yang mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa melalui pemanfaatan sumber daya lokal.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai manfaat Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai minyak kelapa murni yang memiliki nilai jual tinggi sekaligus berkhasiat bagi kesehatan. Selain itu, masyarakat juga dibekali pemahaman mengenai tahapan produksi VCO, mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas, proses pengolahan yang higienis, standar kebersihan produksi, hingga strategi pemasaran agar produk mampu bersaing di pasar.

Kehadiran Dosen Pembimbing Lapangan, Apt. Muhammad Israwan Aziz, S.Farm., M.Farm., turut memberikan motivasi kepada mahasiswa dan masyarakat agar mampu melihat kelapa bukan sekadar hasil kebun, melainkan aset ekonomi yang dapat diolah menjadi produk bernilai tambah.

Menurutnya, potensi desa akan memberikan manfaat yang lebih besar apabila diiringi dengan inovasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelolanya.

Baca Selengkapnya  Mahasiswa KKN USN Kolaka Pasang Papan Nama Jalan di Lamondape

Sementara itu, Koordinator Desa KKN USN Kolaka Posko Desa Timbala, Radit Pratama, mengatakan bahwa program tersebut lahir dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan Desa Timbala memiliki potensi kelapa yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan produk olahan bernilai ekonomi.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa kelapa memiliki nilai tambah yang sangat besar apabila diolah menjadi Virgin Coconut Oil. Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti pada tahap sosialisasi, tetapi mampu menjadi awal lahirnya usaha masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan serta dapat meningkatkan kesejahteraan warga Desa Timbala,” ujar Radit.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi langsung mengenai teknik pembuatan VCO, cara menjaga kualitas produk, hingga peluang pemasarannya. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pengembangan usaha berbasis kelapa yang dinilai memiliki prospek menjanjikan.

Program sosialisasi ini juga menjadi implementasi nyata tema KKN USN Kolaka yang berorientasi pada pembangunan desa berkelanjutan melalui pendekatan Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini mendukung Tujuan 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera melalui edukasi pemanfaatan produk alami, Tujuan 8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi dengan membuka peluang usaha baru, Tujuan 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab melalui optimalisasi sumber daya lokal, serta Tujuan 17 yang menekankan pentingnya kemitraan antara perguruan tinggi, pemerintah desa, TP PKK, dan masyarakat.

Baca Selengkapnya  Mantan Penyidik KPK Bagikan Pengalaman Dalam Seminar Nasional Anti Korupsi di Bombana

Melalui kolaborasi tersebut, Desa Timbala diharapkan mampu melahirkan produk unggulan berbasis kelapa yang tidak hanya meningkatkan nilai jual hasil perkebunan, tetapi juga menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi masyarakat.

Langkah yang dilakukan Mahasiswa KKN USN Kolaka ini menjadi contoh bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui inovasi sederhana namun berdampak besar. Dari Desa Timbala, harapan baru mulai tumbuh—bahwa sebutir kelapa bukan lagi sekadar hasil panen, melainkan komoditas bernilai tinggi yang mampu membuka jalan menuju desa yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Komentar