Disdikbud Bombana Tinjau Pelaksanaan TKA di Poleang, Siswa Tetap Tenang dan Lancar Hadapi Ujian

Kibar News, Bombana – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana terus memperlihatkan keseriusannya dalam mengawal kualitas pendidikan di daerah. Di tengah pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP yang tengah berlangsung di berbagai sekolah, jajaran Dinas Pendidikan turun langsung melakukan pemantauan ke lapangan guna memastikan proses berjalan tertib, lancar, dan sesuai standar pelaksanaan.

Salah satu sekolah yang menjadi lokasi pemantauan adalah SMP Negeri 03 Poleang. Sekolah tersebut melaksanakan TKA berbasis komputer di laboratorium sekolah dengan sistem pembagian dua sesi.

Baca Selengkapnya  Gebrakan Guru Penggerak Optimalkan Kurikulum Merdeka Belajar di Bombana

Dalam kunjungan tersebut, suasana pelaksanaan ujian terlihat berjalan kondusif. Para siswa tampak fokus mengerjakan soal, sementara panitia dan pihak sekolah memastikan seluruh proses berlangsung tertib tanpa kendala berarti.

“Selama pelaksanaan, belum ada hambatan yang berarti. Siswa juga tetap tenang dan lancar selama mengerjakan TKA,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bombana, Samaruddin, Kamis (9/04/2026).

Pelaksanaan TKA berbasis laboratorium komputer tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana sekolah-sekolah di Bombana mulai bergerak menuju sistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, kesiapan sekolah dalam melaksanakan ujian berbasis digital menjadi indikator penting dalam mengukur kemajuan tata kelola pendidikan daerah.

Tidak hanya melakukan pemantauan di SMPN 03 Poleang, sebelumnya Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Samaruddin, juga sempat mengunjungi SMP Negeri 16 Poleang Tengah yang turut melaksanakan TKA.

Namun, saat kunjungan berlangsung, pelaksanaan ujian di sekolah tersebut belum dimulai sehingga peninjauan belum dapat dilakukan secara menyeluruh.

Meski demikian, kehadiran langsung pimpinan Dinas Pendidikan di lapangan menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh tahapan pelaksanaan pendidikan berjalan optimal.

Langkah pemantauan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan moril kepada para siswa, guru, dan pihak sekolah yang tengah menjalankan agenda penting pendidikan.

Baca Selengkapnya  Pimpin Upacara Hardiknas, Pj. Bupati Bombana Dorong Guru Maksimalkan Program Merdeka Belajar

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bombana menilai bahwa pelaksanaan TKA bukan sekadar rutinitas evaluasi akademik, tetapi juga bagian dari proses membangun budaya pendidikan yang disiplin, profesional, dan berorientasi pada kualitas.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong satuan pendidikan agar mampu beradaptasi dengan sistem pembelajaran dan evaluasi yang lebih modern.

Di sela agenda pemantauan TKA, rangkaian kegiatan pendidikan di wilayah Poleang juga dilanjutkan dengan pelaksanaan Workshop Penyusunan Soal-Soal Sumatif Kelas VI untuk wilayah Poleang dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan kapasitas guru dalam menyusun instrumen evaluasi pembelajaran yang berkualitas dan sesuai standar pendidikan.

Workshop dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Samaruddin, yang sekaligus memberikan sambutan di hadapan peserta kegiatan.

Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas tenaga pendidik sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun mutu pendidikan daerah.

Dikbud Bombana
Plt Kadis Dikbud Bombana, Samaruddin saat membuka dan meresmikan Workshop Penyusunan Soal-Soal Sumatif Kelas 6 untuk Wilayah Poleang dan sekitarnya (Sumber: Publikasi Disdikbud Bombana)
Baca Selengkapnya  SMPN 1 Kolut Terapkan Sekolah Kawasan Bebas Asap Rokok

Menurutnya, kualitas pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan fasilitas sekolah, tetapi juga bergantung pada kemampuan guru dalam merancang proses evaluasi pembelajaran yang efektif dan terukur.

“Guru memiliki peran penting dalam membentuk kualitas pendidikan. Karena itu, peningkatan kapasitas tenaga pendidik harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Langkah aktif Dinas Pendidikan Bombana dalam memantau pelaksanaan TKA sekaligus mendukung peningkatan kompetensi guru memperlihatkan bahwa pembenahan pendidikan di daerah tidak hanya dilakukan di level kebijakan, tetapi juga menyentuh langsung proses pembelajaran di lapangan.

Dalam beberapa waktu terakhir, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bombana memang terus bergerak melakukan berbagai pembenahan, mulai dari penguatan tata kelola pendidikan, digitalisasi layanan, penguatan budaya belajar guru, hingga peningkatan kualitas evaluasi pendidikan.

Di balik kunjungan lapangan dan workshop yang berlangsung sederhana itu, tersimpan pesan besar bahwa pembangunan pendidikan membutuhkan kehadiran pemerintah yang aktif, responsif, dan dekat dengan sekolah.

Sebab pada akhirnya, pendidikan yang maju tidak lahir hanya dari pidato dan konsep besar, tetapi dari keseriusan memastikan ruang-ruang belajar di daerah berjalan baik, guru terus berkembang, dan siswa mendapatkan pengalaman pendidikan yang berkualitas.

Baca Selengkapnya  Dinas Pendidikan Bombana Serahkan Uang Pembinaan untuk Siswa Berprestasi di Bidang Olahraga

Dan melalui langkah-langkah konsolidasi seperti ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bombana mencoba menegaskan bahwa arah pembangunan pendidikan daerah sedang bergerak menuju sistem yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi pada mutu generasi masa depan.

Komentar