Disdikbud Bombana Jemput Bola ke Rarowatu Utara, Perkuat Layanan Pendidikan hingga Tingkat Sekolah

Kibar News, Bombana – Komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bombana untuk menghadirkan pelayanan pendidikan yang responsif dan dekat dengan satuan pendidikan kembali ditunjukkan melalui kunjungan lapangan ke sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Rarowatu Utara, Sabtu (7/3/2026).

Dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Samaruddin, S.Pd., bersama jajaran pegawai Disdikbud, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi, menyelesaikan berbagai persoalan administrasi pendidikan, sekaligus membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.

Berbeda dengan pendekatan birokrasi yang hanya mengandalkan laporan administratif dari sekolah, Disdikbud Bombana memilih turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi nyata yang dihadapi oleh satuan pendidikan. Langkah ini dinilai penting agar setiap kebijakan yang dirumuskan benar-benar berangkat dari kebutuhan riil sekolah.

Baca Selengkapnya  Ramadan Penuh Berkah, Disdikbud Bombana Hadir Bersama Al-Izzah Tanamkan Nilai Keagamaan dan Kepedulian Sosial

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Disdikbud menyambangi empat sekolah yang berada di wilayah Rarowatu Utara. Selain menjadi ajang silaturahmi dengan para kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang membutuhkan penanganan cepat dari pemerintah daerah.

Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah penyelesaian berbagai persoalan terkait Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sebagaimana diketahui, Dapodik merupakan basis data utama pendidikan nasional yang menjadi rujukan dalam berbagai kebijakan pemerintah, mulai dari penyaluran bantuan, perencanaan program, pengelolaan guru dan tenaga kependidikan, hingga pemetaan kondisi sekolah.

Karena itu, validitas dan akurasi data menjadi hal yang sangat penting. Kesalahan atau keterlambatan dalam penginputan data dapat berdampak langsung terhadap layanan pendidikan yang diterima sekolah.

Melalui kunjungan ini, tim Disdikbud memberikan pendampingan langsung kepada operator sekolah dan tenaga administrasi agar berbagai kendala teknis yang selama ini dihadapi dapat segera diselesaikan.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Samaruddin, menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan tidak ada sekolah yang tertinggal hanya karena persoalan administrasi dan data.

Baca Selengkapnya  Sumbang 664 Sarjana ke Dunia, 52 Persen Wisudawan UIM Sudah Miliki Pekerjaan

“Data pendidikan harus valid dan mutakhir. Karena hampir seluruh kebijakan pemerintah saat ini berbasis data. Jika data tidak akurat, maka pelayanan yang diterima sekolah juga berpotensi tidak optimal,” ujarnya.

Selain membahas aspek administrasi, kunjungan tersebut juga menjadi momentum penting untuk menyosialisasikan budaya sekolah yang aman dan nyaman. Tema ini menjadi perhatian serius Disdikbud Bombana seiring meningkatnya kebutuhan akan lingkungan belajar yang sehat, inklusif, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun perundungan.

Dalam berbagai kesempatan dialog dengan guru dan kepala sekolah, Samaruddin menekankan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik.

Karena itu, seluruh unsur pendidikan harus bersama-sama menciptakan ekosistem sekolah yang mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap siswa.

“Anak-anak akan lebih mudah berkembang apabila berada di lingkungan yang positif. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang membuat mereka merasa dihargai, dilindungi, dan didukung untuk meraih prestasi,” katanya.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi terbuka antara pihak sekolah dan Disdikbud terkait berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pendidikan di wilayah kecamatan. Mulai dari kebutuhan sarana pendukung pembelajaran, penguatan kapasitas guru, hingga berbagai persoalan teknis lainnya yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

Baca Selengkapnya  Bupati Konsel Surunuddin Buka Kegiatan Perkemahan Pramuka

Bagi Disdikbud Bombana, kunjungan lapangan seperti ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi membangun tata kelola pendidikan yang lebih partisipatif dan responsif. Dengan hadir langsung di sekolah, pemerintah dapat mendengar aspirasi secara lebih utuh sekaligus memastikan bahwa program-program pendidikan berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pendekatan jemput bola yang dilakukan Disdikbud Bombana juga mencerminkan semangat transformasi pelayanan publik yang kini terus didorong di sektor pendidikan. Kehadiran pemerintah tidak lagi hanya dirasakan melalui kebijakan, tetapi juga melalui interaksi langsung yang memberikan solusi atas berbagai persoalan di lapangan.

Melalui kunjungan ke sekolah-sekolah di Rarowatu Utara ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan mutu pendidikan hingga ke pelosok wilayah. Sebab pembangunan pendidikan yang berkualitas tidak dapat dilakukan dari balik meja semata, melainkan harus dibangun melalui kehadiran, komunikasi, dan kerja nyata bersama seluruh elemen pendidikan.

Baca Selengkapnya  Plt. Kadis Dikbud Bombana Turun Langsung ke Sekolah, Pastikan Pembelajaran dan Penggunaan Dana BOS Berjalan Optimal

Dengan semangat tersebut, Disdikbud Bombana berharap tercipta ekosistem pendidikan yang semakin kuat, adaptif, dan berorientasi pada masa depan, sehingga mampu melahirkan generasi Bombana yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan zaman.

Komentar