DPRD Bombana Tegas Kawal Nasib Petani — Siap Dukung Pergantian Kepala BULOG Jika Kesepakatan Langgar

Kibar News, Bombana — DPRD Kabupaten Bombana menunjukkan sikap tegas dan berpihak penuh kepada petani lokal. Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama perwakilan petani, aparat penegak hukum, dan unsur pemerintah daerah, DPRD menegaskan bahwa jika kesepakatan gagal dijalankan oleh BULOG — maka DPRD siap mendukung rekomendasi pergantian kepala BULOG Bombana.

Dalam RDP tersebut, para petani menyampaikan keresahan mendalam akibat kebijakan serapan gabah dan harga panen yang belum sesuai harapan. DPRD mendengarkan aspirasi mereka sebagai amanat konstitusional — bahwa wakil rakyat harus hadir saat masyarakat membutuhkan perlindungan, terutama petani yang menjadi tulang punggung daerah.

Baca Selengkapnya  Biaya Ambulans untuk Pasien BPJS di Bombana Jadi Sorotan, DPRD Desak Ada Solusi Cepat

Ketua DPRD Bombana, Iskandar, S.P., secara tegas menegaskan bahwa lembaganya tidak akan tinggal diam melihat nasib petani dirugikan. Jika BULOG gagal menjalankan komitmen serapan gabah dan memastikan harga sesuai standar, DPRD tidak segan untuk mendukung pergantian kepala BULOG — sebagai bentuk perlindungan terhadap petani.

Kesepakatan Konkret: Perlindungan yang Nyata untuk Petani

DPRD bersama petani dan stakeholder terkait menyepakati sejumlah poin penting yang harus dijalankan BULOG, antara lain:

  • Menjamin serapan gabah dari petani sesuai musim panen — tanpa seleksi sepihak atau penghentian secara mendadak.

  • Menjaga harga sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk melindungi petani dari kerugian akibat fluktuasi harga pasar.

  • Mencegah praktik potongan berat atau ketidakadilan timbangan, yang merugikan petani saat panen.

  • Mendorong peningkatan kapasitas gudang dan sistem logistik agar hasil panen petani bisa tertampung dengan baik, terutama saat panen raya.

Baca Selengkapnya  Raperda Pelestarian Seni dan Budaya Bombana, Kemana Arahnya?

Dengan kesepakatan ini, DPRD dan petani menyatakan komitmen bersama untuk mengawal implementasinya — dan DPRD menyatakan kesiapannya memberikan tindakan tegas jika komitmen itu dilanggar.

Komitmen DPRD Bombana: Pro-Rakyat dan Pro-Petani

Langkah DPRD Bombana kali ini menunjukkan bahwa wakil rakyat benar-benar hadir di garis depan membela hak petani — bukan sekadar pernyataan politik, tetapi tindakan nyata. DPRD tidak sekadar mendengar — tapi siap bertindak jika ada pihak yang mengabaikan kepentingan petani.

Melalui sikap ini, DPRD Bombana ingin memastikan bahwa sistem pertanian dan ketahanan pangan lokal di Bombana bisa berjalan adil, transparan, dan berpihak pada petani kecil.

Bagi para petani dan warga Bombana, ini adalah sinyal kuat bahwa suara mereka diperhitungkan. Dan bagi pemerintahan daerah serta BULOG, ini merupakan panggilan untuk bertanggung jawab — agar komitmen kepada rakyat tidak sekadar janji di atas kertas, melainkan nyata di lapangan.

Baca Selengkapnya  Usaha Rumahan Gula Merah Di Kolaka Utara Butuh Bantuan Pemerintah

Komentar