Lobi ke Provinsi Berbuah Hasil, Ketua DPRD Iskandar Pastikan Jalan Poros Mata Oleo 10 Km Dibangun 2026

Kibar News, Bombana — Penantian panjang warga akhirnya menemui titik terang. Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Iskandar,SP memastikan jalan poros Mata Oleo sepanjang 10 kilometer akan tuntas dikerjakan pada tahun 2026. Kepastian itu disampaikan setelah Iskandar melakukan koordinasi langsung dengan pada (16/01/2026).

Jalan poros Mata Oleo selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu ruas paling memprihatinkan di Bombana. Kondisinya rusak parah, berlubang, dan kerap menjadi keluhan warga karena menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan dasar. Ironisnya, kerusakan tersebut nyaris luput dari sentuhan pembangunan dalam beberapa tahun terakhir.

Iskandar menegaskan, kondisi itu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Sebagai pimpinan lembaga legislatif daerah, ia memilih turun langsung memastikan agar persoalan tersebut tidak lagi berhenti pada wacana.

Baca Selengkapnya  Raperda Pelestarian Seni dan Budaya Bombana, Kemana Arahnya?

“Ini bukan sekadar soal infrastruktur, tetapi soal keadilan pembangunan. Warga Mata Oleo sudah terlalu lama bersabar dengan kondisi jalan yang rusak. Karena itu saya memastikan langsung ke provinsi agar ruas ini masuk prioritas dan dikerjakan tuntas,” tegas Iskandar.

Upaya lobi dan koordinasi lintas pemerintahan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Berdasarkan komunikasi resmi dengan pihak PUPR Provinsi Sulawesi Tenggara, pembangunan jalan poros Mata Oleo dipastikan masuk dalam program tahun anggaran 2026, dengan target penyelesaian sepanjang 10 kilometer.

Bagi Iskandar, kepastian ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan politik kepada masyarakat. Ia menilai, pembangunan jalan bukan hanya soal membuka akses, tetapi juga membuka harapan.

“Alhamdulillah, ini akan terealisasi pada 2026. Jalan poros Mata Oleo akan dikerjakan sepanjang 10 kilometer. Ini menjadi bukti bahwa jika daerah serius mengawal, maka provinsi juga akan merespons,” ujarnya.

Baca Selengkapnya  KPU Bombana Tetapkan Syarat Dukungan Bakal Calon Independen Pilkada Sebanyak 11.141 Orang

Ia menambahkan, DPRD Bombana akan terus mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan agar pembangunan berjalan tepat waktu dan berkualitas. Iskandar juga mengingatkan agar proyek tersebut tidak sekadar formalitas, melainkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Pembangunan jalan poros Mata Oleo diharapkan menjadi pemantik kebangkitan wilayah sekitar—memperlancar mobilitas warga, menekan biaya logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Setelah bertahun-tahun terjebak dalam kondisi rusak, 2026 kini dipandang sebagai tahun pembuktian bahwa kehadiran negara benar-benar dirasakan hingga ke pelosok.

Baca Selengkapnya  Bung Edy: Saya Ikhlas Bangun Bombana, Soal Pencitraan, Saya Tidak Butuh Itu

Komentar