Samaruddin Buka Pendampingan Akreditasi di Rumbia, Disdikbud Bombana Perkuat Mutu Sekolah Menuju Standar Nasional

Kibar News, Bombana – Komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana dalam meningkatkan kualitas pendidikan terus ditunjukkan melalui berbagai langkah strategis yang menyentuh langsung satuan pendidikan. Salah satunya melalui penguatan persiapan akreditasi sekolah yang menjadi instrumen penting dalam mengukur dan menjamin mutu layanan pendidikan.

Pada Jumat (6/3/2026), Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Samaruddin, S.Pd., menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan pendampingan akreditasi bagi sejumlah satuan pendidikan yang dalam beberapa pekan ke depan dijadwalkan mengikuti proses reakreditasi.

Baca Selengkapnya  Disdikbud Bombana Buka Survei Kepuasan Masyarakat, Nina Meirina: Kami Ingin Mendengar Suara Publik Secara Jujur

Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri 47 Lameroro tersebut dilaksanakan atas undangan Pengawas Sekolah Wilayah Rumbia bersama pihak sekolah sebagai tuan rumah. Selain diikuti oleh kepala sekolah dan tenaga pendidik dari sejumlah satuan pendidikan, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi dalam mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian akreditasi.

Bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, akreditasi bukan sekadar agenda rutin atau pemenuhan kewajiban administratif. Lebih dari itu, akreditasi merupakan momentum evaluasi menyeluruh terhadap kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada peserta didik.

Karena itu, pendampingan yang dilakukan sebelum pelaksanaan reakreditasi dipandang sangat penting agar sekolah dapat memahami secara komprehensif standar yang harus dipenuhi, sekaligus mengidentifikasi berbagai kekurangan yang masih perlu dibenahi.

Dalam sambutannya, Samaruddin menegaskan bahwa kualitas pendidikan yang baik tidak dibangun secara instan. Dibutuhkan perencanaan yang matang, tata kelola yang baik, serta komitmen seluruh warga sekolah untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi.

Menurutnya, proses akreditasi harus dipahami sebagai sarana untuk meningkatkan mutu sekolah secara berkelanjutan, bukan sekadar mengejar nilai atau predikat tertentu.

Baca Selengkapnya  Dinas Pendidikan Bombana Raih Penghargaan Ombudsman RI atas Pelayanan Publik Berkualitas

“Akreditasi bukan hanya tentang angka dan nilai. Yang paling penting adalah bagaimana sekolah mampu menunjukkan kualitas layanan pendidikan yang sesungguhnya kepada peserta didik dan masyarakat. Karena itu, setiap satuan pendidikan harus mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh,” ujar Samaruddin.

Ia juga mengapresiasi inisiatif para pengawas sekolah yang secara aktif melakukan pendampingan kepada satuan pendidikan sebelum memasuki tahapan asesmen lapangan. Menurutnya, kolaborasi antara pengawas, kepala sekolah, guru, dan Dinas Pendidikan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai penguatan terkait instrumen akreditasi terbaru, penyusunan dokumen pendukung, pengelolaan administrasi sekolah, serta strategi menghadapi proses penilaian yang akan dilakukan oleh asesor.

Pendampingan ini juga menjadi wadah diskusi bagi sekolah-sekolah untuk menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi. Mulai dari pengelolaan dokumen, penguatan pembelajaran, hingga aspek sarana dan prasarana yang menjadi bagian dari indikator penilaian mutu pendidikan.

Bagi sekolah-sekolah yang akan menjalani reakreditasi, kegiatan ini menjadi kesempatan penting untuk memastikan seluruh persyaratan telah dipersiapkan secara maksimal. Dengan demikian, ketika proses asesmen berlangsung, sekolah dapat menunjukkan capaian dan kualitas yang dimiliki secara objektif dan terukur.

Baca Selengkapnya  Demo Jilid III di Kejari Bombana, Massa Soroti Lambannya Penanganan Kasus Dana BOS

Disdikbud Bombana sendiri terus mendorong budaya mutu di seluruh satuan pendidikan. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai program pembinaan, monitoring sekolah, peningkatan kompetensi guru, hingga pendampingan administrasi pendidikan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan pendidikan.

Langkah tersebut sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan mampu menjawab tantangan zaman. Sebab, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga oleh kemampuan sekolah dalam membangun sistem pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan pendampingan akreditasi ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana berharap seluruh satuan pendidikan yang akan menjalani reakreditasi mampu menunjukkan performa terbaiknya. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Di tengah tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang semakin tinggi, sekolah-sekolah di Bombana dituntut untuk terus berkembang dan beradaptasi. Dan melalui pendampingan yang terstruktur seperti ini, Disdikbud Bombana menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir sebagai mitra yang siap mendampingi satuan pendidikan dalam setiap langkah menuju mutu pendidikan yang lebih baik.

Karena pada akhirnya, keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya diukur dari status akreditasinya, tetapi dari sejauh mana sekolah tersebut mampu menjadi tempat terbaik bagi anak-anak Bombana untuk belajar, tumbuh, dan meraih masa depan yang lebih cerah.

Komentar