Selamat, Seratus Orang Lansia di Bombana Dapat BLT Rp1 juta

Daerah160 Dilihat
banner 468x60

KIBAR. NEWS, DAERAH – Sebanyak seratus  orang tua lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapat bantuan langsung tunai alias BLT senilai satu juta rupiah. Bantuan tersebut bersumber dari Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sultra yang disalurkan melalui Dinsos Kabupaten Bombana bersama tim pendamping sosial. Kalangan Lansia yang menerima bantuan tersebut berasal dari beberapa Kecamatan yang ada di daerah itu.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Dinas Sosial Bombana, Andi Matahari mengatakan, bantuan senilai Rp. 1 juta tersebut merupakan BLT dari dana APBD Sultra Tahun 2023 dan disalurkan melalui rekening bank masing-masing penerima.

banner 970x250

Kata dia, penyaluran bantuan tersebut dalam rangka meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat, khususnya bagi lansia miskin. Bantuan itu sekaligus merupakan pemenuhan hak lanjut usia untuk mengurangi pengeluaran dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, terutama untuk kebutuhan pokok lansia seperti sembako dan kebutuhan lainnya.

” Ada bantuan BLT yang ditujukan untuk 100 orang Lansia dari beberapa Kecamatan di Bombana, dan nilainya sebanyak Rp. 1.000.000. Demi memastikan bantuan itu diterima para Lansia, maka kami mengawal proses penyalurannya, sekaligus mendampingi dan memberikan informasi kepada mereka untuk menyiapkan keperluan administrasinya. Salah satunya adalah menyiapkan KTP dan Kartu Keluarga yang tentunya akan digunakan saat membuat buku tabungan, ” kata Andi Matahari di Rumbia, Kamis (4/1/24).

Andi Matahari melanjutkan, adapun kriteria yang harus terpenuhi bagi para Lansia yakni yang telah berusia minimal 60 tahun, berkategori miskin, dan belum mendapatkan bantuan dari Pemerintah pusat maupun Pemerintah daerah.

” Berdasarkan informasi yang diterima dari beberapa pendamping sosial di lapangan, jumlah dari total penerima BLT Lansia yang ada, terdapat lansia yang tidak bisa hadir di bank setempat untuk melakukan pembukaan rekening tabungan. Alasannya sakit, makanya ini sedikit menghambat proses realisasi penyerapan dana bantuan, dikarenakan pembukaan buku tabungan tidak bisa diwakili, ” bebernya.

Untuk itu kata Andi Matahari, pihaknya akan berupaya sesegera mungkin untuk menyalurkan BLT tersebut agar diterima dan dimanfaatkan baik oleh penerima, salah satu caranya yang dilakukan ialah dengan kunjungan ke rumah penerima.

” Bagi yang sakit, jelasnya  nanti petugas bank penyalur dalam hal ini Bank Sultra setempat yang akan berkunjung ke rumah penerima dan menyerahkan bantuan BLT itu, ” ujarnya.

banner 336x280

Komentar