Kibar News, Bombana — DPRD Kabupaten Bombana menunjukkan sikap tegas dan penuh semangat dalam forum koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra), menegaskan bahwa pembangunan nasional tidak boleh semata-mata berpusat di Jakarta. Pemerataan pembangunan dan perhatian kepada daerah seperti Bombana menjadi pesan utama yang disuarakan oleh pimpinan DPRD.
Dalam forum tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Iskandar, tampil vokal menyuarakan aspirasi masyarakat daerah — bahwa pembangunan dan kebijakan negara harus mencerminkan keadilan bagi seluruh wilayah, tidak hanya kota besar di Pulau Jawa atau Jakarta.
Suara Tegas Tentang Keadilan Pembangunan
Iskandar menekankan bahwa karakter dan kebutuhan daerah seperti Bombana sangat berbeda dengan pusat-pusat kota/metropolitan. Karena itu, pendekatan pembangunan dan kebijakan publik harus mempertimbangkan konteks lokal — letak geografis, potensi sumber daya, kondisi sosial-ekonomi, dan aspirasi rakyat. “Negara tidak boleh hanya dibangun dari Jakarta; setiap daerah harus diberikan ruang untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensi mereka,” tegasnya dalam forum.
Kata-kata tersebut mencerminkan komitmen DPRD Bombana untuk memastikan bahwa kebijakan provinsi dan pusat dapat menyentuh langsung daerah, dan bahwa daerah seperti Bombana mendapatkan porsi pembangunan yang adil dan proporsional.
DPRD Bombana: Pilar Perwakilan & Suara Rakyat
Sebagai lembaga legislatif daerah, DPRD Bombana berperan sebagai penyambung aspirasi masyarakat — memperjuangkan keadilan alokasi anggaran, pemerataan pembangunan, dan penghormatan terhadap kearifan lokal. Suara Iskandar di forum provinsi menjadi representasi warga Bombana yang mendambakan pemerataan, pembangunan berkeadilan, dan kejelasan perhatian pemerintah terhadap daerah terpencil.
Melalui forum ini, DPRD menegaskan bahwa aspirasi daerah bukan sekadar seruan politik — melainkan bagian dari tanggung jawab moral dan konstitusional. DPRD berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak warga, agar pembangunan tidak timpang dan semua daerah mendapat perhatian setara.
Implikasi Positif bagi Masyarakat & Pembangunan Lokal
Dukungan dan advokasi DPRD Bombana melalui forum seperti ini diharapkan membawa dampak nyata bagi masyarakat, antara lain:
Akses pembangunan dan layanan publik yang lebih merata — infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan ekonomi lokal.
Peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan daerah dan pusat, karena adanya perwakilan aktif yang mengawal hak-hak daerah.
Momentum bagi daerah untuk menunjukkan potensi dan keragaman, serta mendapatkan perhatian dan dukungan kebijakan yang sesuai karakter lokal.
Penguatan semangat lokalitas dan kemandirian daerah — agar pembangunan tidak hanya berpusat di kota besar, tetapi juga menjangkau pelosok dan wilayah terpencil.
Komitmen DPRD Bombana: Siap Kawal Aspirasi, Siap Suarakan Suara Rakyat
DPRD Kabupaten Bombana, melalui kepemimpinan Iskandar, menegaskan bahwa setiap keputusan kebijakan harus mempertimbangkan keberagaman Indonesia — dari ibu kota hingga pelosok desa. Pendirian bahwa negara dibangun bersama-sama, dengan memperhatikan setiap daerah, menjadi pijakan utama dalam setiap upaya legislasi dan advokasi.
Bagi masyarakat Bombana, ini adalah bukti nyata bahwa wakil rakyat tidak hanya hadir di gedung parlemen — tetapi juga bersuara di forum-forum penting, memperjuangkan hak, masa depan, dan harapan untuk berkembang bersama.








Komentar