Kibar News, Kendari — Pemerintah Kabupaten Bombana resmi menerima hibah aset dari PT Bukit Makmur Resources (BMR) dalam sebuah seremoni yang digelar di Hotel Claro Kendari, Selasa malam (16/12/2025).
Penyerahan simbolis ini menandai berakhirnya satu fase kerja sama investasi, sekaligus menjadi awal estafet baru hubungan antara dunia usaha dan pemerintah daerah.
Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa hibah aset tersebut merupakan buah dari niat baik kedua belah pihak yang dilandasi prinsip kehati-hatian, kepatuhan hukum, dan tanggung jawab sosial perusahaan. Ia menyebut proses hibah ini sebagai bentuk kerja sama yang “gentleman” dan patut menjadi contoh.
“Kadang-kadang ada perusahaan yang datang tidak diundang dan pergi tanpa pamit. Tapi BMR ini gentleman, datang, pamit, dan pulang dengan baik. Terima kasih PT BMR,” ujar Burhanuddin.
Meski mengakui adanya rasa prihatin atas belum optimalnya kontribusi investasi PT BMR di Bombana, Burhanuddin menegaskan bahwa langkah hibah aset ini bukanlah akhir, melainkan jeda strategis sebelum babak baru pembangunan ekonomi daerah.
“Ini bukan perpisahan, tapi estafet. Kita berhenti sejenak, lalu berharap ada lanjutan investasi, baik dari BMR maupun kolega-koleganya,” tegasnya.
Investasi Tetap Jadi Kunci Pembangunan Daerah
Dalam pidatonya, Burhanuddin menegaskan bahwa Bombana tetap membuka pintu selebar-lebarnya bagi investasi yang sehat, patuh aturan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Ia menyebut PT BMR sebagai grup besar yang berpotensi menjadi magnet investasi bagi daerah.
“Kami yakin, tanpa investasi, satu daerah tidak akan pernah maju kencang. Karena itu, pintu kami tetap terbuka lebar,” katanya.
Bupati juga menekankan bahwa hibah aset yang diterima pemerintah daerah bukan semata-mata “rezeki”, melainkan amanah yang harus dikelola secara transparan dan akuntabel agar tidak menimbulkan persoalan sosial maupun hukum di kemudian hari.
“Kalau tidak terkelola dengan baik, ini bisa jadi masalah. Karena itu kami bentuk tim kecil untuk mengkaji aspek hukum, sosial, dan teknis agar tidak melanggar aturan,” jelasnya.
Transparansi dan Pemanfaatan untuk Rakyat
Burhanuddin memastikan seluruh aset yang dihibahkan akan dibuka secara transparan kepada publik, mulai dari daftar barang hingga peruntukannya. Ia meminta jajaran OPD teknis agar memanfaatkan aset tersebut secara maksimal untuk kepentingan pembangunan dan pelayanan masyarakat Bombana.
“Ini ada barang A sampai Z yang diserahkan perusahaan kepada pemerintah daerah, dan akan kita jaga serta manfaatkan untuk rakyat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa seluruh unsur pimpinan daerah, termasuk DPRD, Wakil Bupati, Sekda, dan Forkopimda, telah mengetahui dan mengawal proses hibah ini secara terbuka.
Menutup pernyataannya, Burhanuddin menyampaikan apresiasi dan doa terbaik bagi PT BMR, seraya berharap kerja sama investasi di masa depan dapat kembali terjalin demi kemajuan Bombana.
“Kami berdoa semoga PT BMR tetap jaya, tetap semangat, dan mudah-mudahan ada investasi lain bersama-sama PT BMR masuk kembali ke Kabupaten Bombana,” pungkasnya.
Dengan penyerahan hibah aset ini, Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya menjaga iklim investasi yang berkeadilan, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan rakyat, sekaligus mengirim pesan tegas bahwa pembangunan daerah hanya dapat berjalan maju melalui kolaborasi yang sehat antara pemerintah dan dunia usaha.











Komentar