Plt. Kadis Dikbud Bombana Bantah Isu Jual Beli Jabatan: Semua Pengangkatan Kepala Sekolah Lewat BKPSDM, Bukan Dikbud

Kibar News, Bombana – pemberitaan sebelumnya mengenai dugaan praktik jual beli jabatan kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bombana, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ir. Asdar Darwis, ST., M.S.P, dengan tegas membantah adanya praktik semacam itu.

Dalam keterangannya kepada Kibar News, Asdar menegaskan bahwa proses pengangkatan kepala sekolah, baik pelaksana tugas (Plt.) maupun definitif, tidak lagi menjadi kewenangan Dinas Pendidikan, melainkan sepenuhnya melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana.

Baca Selengkapnya  Iskandar Minta Pemda Tak Tutup Mata Soal Perpeloncoan Siswi MTsN 2 Bombana di RTH

“Kami tegaskan, tidak benar ada praktik jual beli jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bombana. Semua tahapan pengangkatan kepala sekolah sudah menjadi domain BKPSDM. Dinas hanya menerima salinan SK setelah ditetapkan,” jelas Asdar saat dikonfirmasi, Kamis (13/11/2025).

Kewenangan Sudah Beralih ke BKPSDM

Menurut Asdar, sejak diterapkannya sistem merit ASN dan penyempurnaan regulasi kepegawaian di daerah, mekanisme mutasi dan penempatan pejabat fungsional, termasuk kepala sekolah, berada langsung di bawah kendali BKPSDM dan Bupati sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Baca Selengkapnya  Benang Merah Makin Terlihat: Dari Mahar Jabatan Kepsek ke Dugaan Setoran Dana BOS via Rekening Siluman Atas Perintah Kabid GTK Dikbud Bombana

“Dikbud tidak punya kewenangan mengangkat, memutasikan, atau menetapkan siapa menjadi kepala sekolah. Kami hanya memberikan pertimbangan teknis pendidikan. SK resmi pengangkatan semuanya keluar dari BKPSDM,” tegasnya.

Asdar menilai isu jual beli jabatan yang mencuat dapat menimbulkan kesalahpahaman publik terhadap integritas lembaga pendidikan, padahal menurutnya sistem pengangkatan kepala sekolah saat ini lebih transparan dan berbasis kompetensi.

Asdar juga menegaskan, jika benar ada oknum yang mencatut nama pejabat Dinas Pendidikan untuk kepentingan pribadi, maka pihaknya tidak akan tinggal diam dan siap menempuh jalur hukum.

Baca Selengkapnya  Bombana Sabet Gelar Terbaik Keterbukaan Informasi Publik Sultra 2024

“Kalau ada yang mengatasnamakan pejabat Dinas Pendidikan untuk meminta uang atau menjanjikan jabatan, itu jelas pelanggaran. Kami minta masyarakat segera melapor agar bisa ditindaklanjuti,” tegasnya.

Redaksi Kibar News: Berita Ini Sebagai Hak Jawab dan Klarifikasi Resmi

Redaksi Kibar News menayangkan pernyataan ini sebagai bentuk hak jawab dan klarifikasi resmi dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan Pasal 5 UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Media ini tetap berkomitmen menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen, berimbang, dan objektif, tanpa mengurangi hak-hak hukum pihak manapun dalam menanggapi pemberitaan sebelumnya.

Baca Selengkapnya  Ribuan Warga Sambut Meriah Kedatangan ASR di Ibukota Bombana

Tim investigasi Kibar News akan terus berupaya mengungkap fakta-fakta tersembunyi dibalik rekaman suara yang diterima oleh redaksi dan mengumpul bukti-bukti yang ada, tentunya dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip jurnalisme yang menjunjung tinggi kode etik.

Komentar