Kibar News, Bombana – Kabar menggembirakan datang dari keluarga tiga nelayan asal Pulau Sagori, Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, yang sebelumnya dilaporkan hilang di laut selama beberapa hari. Ketiga nelayan tersebut akhirnya diketahui dalam kondisi selamat dan saat ini sedang berlabuh di wilayah perairan Kadatua, Kabupaten Buton
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh pihak keluarga, Karmila Kamis (12/03/2026) Malam pukul 19.51 WITA kepada awak media setelah berhasil melakukan komunikasi dengan para nelayan yang sebelumnya tidak dapat dihubungi.
Keluarga mengungkapkan bahwa awalnya mereka secara iseng mencoba menghubungi nomor telepon salah satu korban. Di luar dugaan, nomor tersebut ternyata masih aktif dan tersambung, sehingga komunikasi pun akhirnya berhasil dilakukan.
Dari percakapan tersebut diketahui bahwa ketiga nelayan yang sempat dinyatakan hilang itu dalam kondisi aman meskipun sempat terombang-ambing di lautan selama beberapa hari.
“Alhamdulillah mereka sudah bisa dihubungi dan dalam keadaan selamat. Sekarang mereka sedang berada di perairan Kadatua,” ujar Karmila saat dikonfirmasi.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan para korban kepada keluarga, insiden tersebut bermula ketika perahu yang mereka tumpangi kehabisan bahan bakar saat dalam perjalanan menuju Pulau Burung atau Pulau Kawi-Kawia.
Akibatnya, perahu yang membawa tiga orang nelayan itu tidak lagi memiliki tenaga untuk melanjutkan perjalanan, sehingga mereka terpaksa membiarkan perahu hanyut mengikuti arus laut.
Dalam kondisi tersebut, ketiganya hanya bisa bertahan di tengah laut sembari menunggu kemungkinan adanya bantuan atau sampai perahu terbawa arus menuju daratan.
Beruntung, di atas perahu masih terdapat persediaan logistik seperti beras dan beberapa bahan makanan lainnya yang mereka bawa sebagai bekal melaut. Persediaan tersebut menjadi penopang utama bagi mereka untuk bertahan hidup selama beberapa hari di tengah laut.
Setelah terombang-ambing cukup lama, perahu mereka akhirnya terbawa arus hingga mendekati perairan dangkal di sekitar wilayah Kadatua, Kabupaten Buton.
Saat ini ketiga nelayan tersebut diketahui telah berhasil berlabuh di perairan dangkal dekat Kadatua dan sedang berupaya mencari bahan bakar untuk mengisi kembali perahu mereka agar dapat melanjutkan perjalanan pulang ke Pulau Sagori.
Kabar selamatnya ketiga nelayan tersebut tentu membawa kelegaan besar bagi keluarga dan masyarakat Pulau Sagori yang sejak beberapa hari terakhir diliputi kekhawatiran atas hilangnya mereka di laut.
Sebelumnya, ketiga nelayan yang terdiri dari Aldi (sekitar 20 tahun), Andika (pelajar kelas 3 SMA berusia sekitar 17–18 tahun), dan Paman Buddu (sekitar 50 tahun) dilaporkan hilang sejak Jumat, 6 Maret 2026, setelah berangkat melaut bersama beberapa perahu lainnya menuju Pulau Burung untuk es ikan.
Namun satu perahu yang mereka tumpangi tidak kunjung tiba di lokasi tujuan, sementara kondisi cuaca dan gelombang saat itu cukup kuat sehingga rekan-rekan nelayan tidak dapat melakukan pencarian secara maksimal.
Kini, setelah kabar keselamatan mereka dipastikan, keluarga berharap ketiga nelayan tersebut segera mendapatkan bahan bakar dan kembali dengan selamat ke Pulau Sagori.











Komentar